Kamis, 07 Maret 2013

Report Text : Television


TELEVISION

Television, or TV, is one of humanity's most important means of communication. It brings pictures and sounds from around the world into millions of homes.

People, with a television set in their houses, can sit and watch the president makes a speech or visits a foreign country.

They can see a war being fought. Through television, viewers at home can see and learn about people, places, and things in a away lands.

Additionally, television brings its viewers a steady stream of programs that are designed to entertain. In fact, TV provides many more entertainment programs than any other kind of information media. The programs include action-packed dramas, light comedies, soap operas, sports events, cartoons, quizzes, variety shows and motion pictures.

Narrative Text: Three Fish


Three Fish
Once three fish lived in a pond. One evening, some fishermen passed by the pond and saw the fish. ‘This pond is full of fish’, they told each other excitedly. ‘we have never fished here before. We must come back tomorrow morning with our nets and catch these fish!’ So saying, the fishermen left.
When the eldest of the three fish heard this, he was troubled. He called the other fish together and said, ‘Did you hear what the fishermen said? W must leave this pond at once. The fishermen will return tomorrow and kill us all!’ The second of the three fish agreed. ‘You are right’, he said. ‘We must leave the pond.’
But the youngest fish laughed. ‘You are worrying without reason’, he said. ‘We have lived in this pond all our lives, and no fisherman has ever come here. Why should these men return? I am not going anywhere – my luck will keep me safe’.
The eldest of the fish left the pond that very evening with his entire family. The second fish saw the fishermen coming in the distance early next morning and left the pond at once with all his family. The third fish refused to leave even then.The fishermen arrived and caught all the fish left in the pond. The third fish’s luck did not help him – he was caught and killed.

Tiga Ikan

          Setelah tiga ikan tinggal di kolam. Suatu malam, beberapa nelayan melewati kolam dan melihat ikan. 'kolam ini penuh ikan', mereka berkata satu sama lain penuh semangat. 'kita tidak pernah memancing di sini sebelumnya. Kita harus kembali besok pagi dengan jaring dan menangkap ikan ini 'Jadi mengatakan!, para nelayan kiri.
          Ketika anak tertua dari tiga ikan mendengar ini, ia merasa terganggu. Ia disebut ikan lainnya bersama-sama dan berkata, "Apakah Anda mendengar apa yang dikatakan nelayan? W harus meninggalkan kolam ini sekaligus. Para nelayan akan kembali besok dan membunuh kita semua! 'Yang kedua dari tiga ikan yang telah disepakati. "Kau benar", katanya. "Kita harus meninggalkan kolam."
          Tapi ikan termuda tertawa. 'Kamu merasa khawatir tanpa alasan', katanya. "Kami telah tinggal di kolam ini sepanjang hidup kita, dan nelayan tidak ada yang pernah datang ke sini. Mengapa laki-laki ini kembali? Saya tidak ke mana-mana - keberuntungan saya akan membuat saya aman '.
          Anak tertua dari ikan kiri kolam malam itu dengan seluruh keluarganya. Ikan kedua melihat nelayan datang di pagi berikutnya jarak awal dan meninggalkan kolam sekaligus dengan seluruh keluarganya. Ikan ketiga menolak untuk meninggalkan bahkan saat itu.
          Para nelayan tiba dan menangkap semua ikan yang tersisa di kolam. Keberuntungan Ikan ketiga tidak membantu dirinya - dia ditangkap dan dibunuh.

Narrative Text : “Golden eggs”



Long time ago a remote village, in central China was inhabited mainly with farmers and hunters.
One day, a poor farmer lost his entire livestock to flood. He prayed hard to God for help or his family would die of starvation.
Few days later, an old man with long grey beard, passed by his house took pity on him. He gave him a goose and said “ I don’t have any expensive thing to give you and hope this goose will help you to ease your hardship.”
A week later to almost surprise the farmer found and egg in his yard. This was no ordinary egg. It was a golden egg. He was suddenly overcome with joy.
Thereafter, his livelihood had rapidly improved but the farmer had forgotten his earlier hardship. He became lazy, arrogant and spendthrift.
Strangely, the goose only laid one golden egg every six months. The greedy farmer lost his patient and slaughtered his goose thinking there were plenty of golden eggs inside its stomach.
Though he very much regretted for his foolishness, it’s already too late.

 Translate : Telur Emas
Dulu sebuah desa terpencil, di Cina Tengah dihuni terutama dengan petani dan pemburu.
            Suatu hari, seorang petani miskin kehilangan seluruh ternak ke banjir. Dia berdoa keras kepada Allah untuk membantu atau keluarganya akan mati kelaparan.
Beberapa hari kemudian, seorang tua dengan jenggot abu-abu panjang, melewati rumahnya kasihan kepadanya. Dia memberinya angsa dan berkata "Aku tidak memiliki hal yang mahal untuk memberikan Anda dan berharap angsa ini akan membantu Anda untuk meringankan penderitaan Anda."
            Seminggu kemudian ke hampir mengejutkan petani ditemukan dan telur di halaman rumahnya. Ini bukan telur biasa. Itu adalah telur emas. Dia tiba-tiba diatasi dengan sukacita.
Setelah itu, mata pencaharian sudah cepat membaik, tetapi petani kesulitan lupa sebelumnya. Dia menjadi malas, sombong dan boros.
            Anehnya, angsa hanya meletakkan satu telur emas setiap enam bulan. Petani rakus kehilangan pasien dan menyembelih angsa itu berpikir ada banyak telur emas di dalam perutnya.
           Meskipun ia sangat menyesal atas kebodohan-nya, itu sudah terlambat.

Report Text : MARTIAL ARTS




The martial arts are ways of fighting. People learn them for self-defense and for physical fitness. There are many different kinds of martial arts. Each martial art has it own moves. Karate, Kung Fu, and Tae Kwon Do involve kicks and punches. Jujitsu, Judo, and Aikido use holds and throws.

Most of the martial arts come from East Asia. Kung Fu started in China over 2,000 years ago. Tae Kwon Do started in Korea. Jujitsu, Judo, and Sumo developed in Japan. The martial arts first came to the United States in the 1800s with immigrants from China and Japan.

People who are training in most martial arts wear white pants and a white robe. They also wear a colored belt or sash. The color of belt tells how good the person is. In Karate, for example the belts are white, green, purple, brown, and black. Students earn each belt by mastering more moves and more skills.
A beginner wears a white bwlt. A master – somebody who is highly skilled – wears a black belt.

People practice some martial arts as sport. That means they complete in tournaments. Competitions in Judo and Tae Kwon Do are part of the Summer Olympic Games. You can watch kickboxing tournaments on television. In Sumo wrestling matches, heavy men try to push, slap, or shove each other out of a small ring.



Name : Miftahur Ridlo
No : 16
Class : IX B
SMP N ! Pengasih, 2012

Geguritan : KATRESNAN BAPAK LAN IBU



KATRESNAN BAPAK LAN IBU

Bapak, Ibu..
Pangorbananmu,
Ora pedhot kairing lakune wektu
Katresnanmu,
Awujud cahyaning lintang rembulan kang gumebyar ing langit biru

Tanpa panjenengan, bapak ibu
Krasa luwih abot anggonku mlaku
Anggonku ngadhepi dina-dina ing uripku
Anggonku kulak ngelmu kanggo nggayuh pangimpenku

Nalika ana tumindakku kang luput
Panjenengan tansah paring pangemut
Supaya uripku ora kalang kabut
Supaya bisa dadi tuladha becik lan bisa dianut

Matur nuwun Bapak Ibu
Mugi-mugi Gusti mbales kabeh kabecikanmu
Lan aku bisa dadi kaya apa kang dadi pangimpenmu
Tansah agawe aruming asmamu

Kairing dongamu
Aku tansah nyuwun pangestu
Supaya bisa mbales budi mring sliramu
Lan bisa kacekel apa kang dadi pangimpenku


Nama : Miftahur Ridlo
No       : 16
Kelas  : IX B
SMP NEGERI 1 PENGASIH, KULON PROGO

Resensi Buku Galileo dan Sistem Tatasurya


Menyusuri Kronologi Hidup Galileo dan Ilmu Tentang Tata Surya
Oleh : Miftahur Ridlo (16) dan Muhammad Riqi Abdullah (17)

Judul buku          : Ide Besar-Galileo dan Sistem Tata Surya
Pengarang          : Paul Strathern
Penerjemah       : Andreas Haryono,S.S
Editor                    : Moch. Ridwan,S.IP
                                  Theresia Vini S,SE
Penerbit              : Erlangga
Tahun Terbit      : 2002
Tebal Buku          : IV+97 halaman
Harga Buku         : Rp25.500,00

                Siapakah Galileo Galilei ? hampir setiap orang telah mengenalnya. Galileo Galilei adalah seorang Astronom, Filsuf, dan Fisikawan Italia yang menjembatani jaman Renaisans Leonardo dan Zaman Ilmiah Newton. Tanpa penemuannya, manusia akan terus mengabaikan kebenaran alam dari sistem tata surya kita. Ia juga orang pertama yang mampu menggambarkan sistem tata surya yang kita kenal sampai sekarang dan Ia juga telah menciptakan beberapa karya, antara lain : Penyempurnaan Teleskop, Berbagai Observasi Astronomi, dan Hukum Gerak Pertama dan Kedua.
                Namun, pada tanggal 22 Juni 1633, Ia diajukan ke pengadilan gereja Italia. Pemikirannya tentang matahari sebagai pusat tata surya bertentangan dengan keyakinan gereja, yang menurut keyakinan gereja, bumi adalah pusat alam semesta, bukan matahari. Akhirnya Galileo divonis hukuman penjara seumur hidup dan Galileo meninggal di Arcetri ditemani oleh Vicenzo pada tanggal 08 Januari 1642.
                Galileo sebenarnya bisa menjadi martir ilmiah terbesar, tetapi Galileo lebih suka dan tertarik pada ilmu angkasa luar. Namun, apa yang membuat Galileo melakukan penelitian yang menghasilkan sebuah mahakarya, yaitu sebuah termometer? Buku “Ide Besar-Galileo dan Sistem Tata Surya” ini mencerminkan betapa brilian karya-karya dan hidup Galileo.
                Dalam buku ini juga menceritakan proses-proses penemuan karya-karya Galileo. Selain itu, buku ini mengungkapkan sisi kehidupan Galileo dengan penjelasan yang sederhana, dan menggunakan bahasa yang mudah diterima. Buku ini juga dilengkapi rangkuman kronologi hidup Galileo dan catatan kaki, jadi pembaca tidak akan merasa kesulitan dan merasa bosan untuk membaca buku ini.
                Namun, dikarenakan buku ini berasal dari buku berbahasa Inggris yang berjudul “The Big Idea-Galileo and The Solar System” yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, jadi ada bebrapa kalimat yang membingungkan pembaca. Seri “Ide Besar” adalah buku ilmiah populer dan mengasyikkan. Buku ini dapat dibaca untuk seluruh kalangan (pelajar , mahasiswa, dan masyarakat umum baik para ilmuwan maupun non ilmuwan), khususnya yang ingin mengenal ilmuwan secara lebih dekat.
                Ilmu pengetahuan adalah hal yang mengasyikkan untuk dipelajari. Kisah-kisah Galileo dalam memajukan ilmu pengetahuan dari pemikiran-pemikirannya ada dalam buku ini. Rangkaian buku ini menarik, juga berbeda dari seri pengetahuan lainnya.